Al-Quran Tentang Keluarga, Desa, Kota, Dan Negara

Al-Quran Tentang Keluarga, Desa, Kota, Dan Negara
Prof. Dr. H. Muhammad Chirzin, M.Ag., Guru Besar Tafsir Al-Quran UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Oleh: Muhammad Chirzin

 

Al-Quran menyebut istilah keluarga dan anak keturunan dengan kata alu, dzurriyyah, banu, ahlu, dzawil qurba, dan ‘asyirah. Masing-masing kosakata disebutkan dengan konteks tersendiri.

Istilah desa disebut dengan kata qaryah atau qura, mencakup pengertian kampung secara sempit maupun luas.

Istilah kota disebut dengan kata madinah dengan situasi, dan kondisi, serta dalam konteks tertentu.

Istilah negara (negeri) dengan kata balad yang terkadang menunjuk pada miliu yang biasa disebut wilayah kota. 

Kosakata “alu” antara lain terdapat dalam ayat berikut.

Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing). (QS Ali Imran/3:33)

Seorang laki-laki yang beriman di antara keluarga Fir’aun yang menyembunyikan imannya berkata: “Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: “Tuhanku ialah Allah, padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan dari Tuhanmu. Jika ia seorang pendusta maka dialah yang menanggung dosa dustanya, dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian bencana yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu.” Sungguh Allah tidak menunjuki orang yang melampaui batas lagi pendusta. (QS Ghafir/40:28)

Kosakata “dzuriyah” terdapat dalam ayat-ayat berikut.

Ingatlah, ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: “Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia.” Ibrahim berkata: “Dan (saya mohon juga) dari keturunanku.” Allah berfirman: “Janji-Ku tidak mengenai orang yang zalim.” (QS Al-Baqarah/2:124)

Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan jadikanlah anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau, dan tunjukkanlah kepada kami cara dan tempat ibadah haji kami, dan terimalah tobat kami. Sungguh, Engkau Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. (QS Al-Baqarah/2:128)

Anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama Nuh. Sungguh dia hamba Allah yang banyak bersyukur. (QS Al-Isra`/17:3)

Orang-orang yang beriman, dan anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan mereka, dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya. (QS Ath-Thur/52:21)

Kosakata “ahlu” antara lain terdapat dalam ayat berikut.

Hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (QS Al-Ahzab/33:33)

Allah berfirman: “Hai Nuh, sesungguhnya dia bukan termasuk keluargamu (yang akan diselamatkan); perbuatannya tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui hakikatnya. Aku memperingatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang jahil.” (QS Hud/11:46)

Kosakata “dzawil qurba” terdapat dalam ayat berikut.

Kebajikan itu bukan menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat, akan tetapi beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintai kepada kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir, dan orang yang meminta-minta, serta sahaya; mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janji apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar imannya; dan mereka itulah yang bertakwa. (QS Al-Baqarah/2:177)

Ketahuilah, apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnu sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami, Muhammad, di hari Furqan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala. (QS Al-Anfal/8:41)

Kotakata “’asyirah” terdapat dalam ayat berikut.

Katakanlah: “Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, pasangan-pasanganmu, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai -lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya- maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. (QS At-Taubah/9:24)

Kosakata “qaryah, qura” (desa, kampung, negeri) terdapat dalam ayat berikut.

Allah telah membuat suatu perumpamaan sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi penduduknya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat. (QS An-Nahl/16:112)

Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan membela orang-orang yang lemah, baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang berdoa: “Tuhan, keluarkanlah kami dari negeri ini yang zalim penduduknya, dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!” (An-Nisa`/4:75)

Kami tidak mengutus sebelum kamu, melainkan laki-laki yang Kami berikan wahyu kepadanya di antara penduduk negeri. Maka, tidakkah mereka bepergian di muka bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka yang mendustakan rasul, dan sesungguhnya kampung akhirat lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memikirkannya? (QS Yusuf/12:109)

Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri secara zalim, sedang penduduknya berbuat kebaikan. (QS Hud/ :117)

Jika penduduk negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan limpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Kami, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (QS Al-A’raf /7:96)

Betapa banyak negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami menimpa penduduknya di malam hari, atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari. (QS Al-A’raf/7:4)

Kosakata “madinah” (kota) terdapat dalam ayat berikut.

Seorang laki-laki datang dari ujung kota, dengan bergegas ia berkata: “Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu.” Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS Yasin/36:20-21)

Musa masuk ke kota (Memphis) ketika penduduknya sedang lengah; didapatinya di dalam kota dua laki-laki yang berkelahi; yang seorang dari golongannya (Bani Israil) dan seorang lagi dari musuhnya (kaum Fir’aun). Orang yang dari golongannya meminta pertolongan kepadanya, untuk mengalahkan orang yang dari musuhnya, lalu Musa meninjunya, dan matilah musuhnya itu. Musa berkata: “Ini adalah perbuatan setan, sungguh setan itu musuh yang menyesatkan. (QS Al-Qashash/28:15)

Kosakata “balad, baldah” (kota, negeri) terdapat dalam ayat berikut.

  1. Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini, Mekah,
  2. dan kamu, Muhammad, bertempat di kota Mekah ini,
  3. dan demi bapak dan anaknya.
  4. Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam susah payah.

(QS Al-Balad/90:1-4)

Ingatlah, ketika Ibrahim berkata: “Tuhan, jadikan kota ini aman, dan jauhkanlah aku serta anak cucuku dari menyembah berhala. (QS Ibrahim/14:35)

Bagi kaum Saba’ ada tanda kekuasaan Tuhan di tempat kediaman mereka, yaitu dua kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. Kepada mereka dikatakan: “Makanlah dari rezeki yang dianugerahkan Tuhanmu dan bersyukurlah kepada-Nya. Negerimu adalah negeri yang baik dan Tuhanmu Maha Pengampun.” (QS Saba`/34:15)

Ingatlah, ketika Ibrahim berdoa: “Ya Tuhanku, jadikan kota ini aman sentosa, dan berikan rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: “Dan kepada orang yang kafir pun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.” (QS Al-Baqarah/2:126)

EDITOR: REYNA

Last Day Views: 26,55 K