Oleh Buni Yani
Kepulangan HRS dari tanah suci Makkah setelah 3,5 tahun dalam pengasingan politik akan menambah darah perlawanan terhadap rezim setelah sebelumnya GN dan kawan-kawan mendirikan KAMI untuk mengoreksi kehidupan berbangsa dan bernegara. Entah kebetulan atau tidak, KAMI didirikan berbasiskan moral, dan HRS pulang untuk melakukan revolusi akhlak.
Kata moral dan akhlak identik. Bahasa Inggrisnya moral, Bahasa Arabnya akhlak. Dua-duanya sudah diserap ke dalam Bahasa Indonesia.
Atas dasar kesamaan platform perjuangan inilah maka GN-HRS harus segera saling silaturahmi untuk menyamakan frekuensi perjuangan. Hanya dengan melakukan sinergi, berbagi peran untuk menegakkan amar makruf nahi munkar inilah bangsa dan negara bisa diselamatkan.
GN tidak perlu menunggu terlalu lama untuk bertemu HRS, dan begitu pula sebaliknya, HRS jangan menunggu GN untuk datang silaturahmi. GN-HRS adalah duet dambaan umat, bangsa dan negara untuk perbaikan negeri.
Kelak GN-HRS akan dikenang sebagai bapak bangsa yang mendedikasikan hidup mereka untuk kebaikan rakyat Indonesia. Itu kalau dua pemimpin umat, bangsa dan negara ini bisa melakukan sinergi yang akan melahirkan resonansi tenaga yang besar ke seluruh negeri. Karena tenaga yang terpisah hanya akan melahirkan gelombang yang kecil dan tak akan bisa mengubah apa-apa.
Secara Islam, silaturahmi dua pemimpin ini bahkan hukumnya wajib untuk menggalang persatuan umat dan rakyat demi menegakkan amar makruf nahi munkar.
EDITOR : SETYANEGARA
Related Posts

Isi Hati Hanya Satu Warna

Arek – Arek Suroboyo Dulu Pernah Menerima Ancaman Yang Sama

Jurnalis Israel Alon Mizrahi: Amerika Serikat dan Israel benar-benar kalah dalam perang ini

Sri Radjasa: Prabowo Salah Baca Perubahan Geopolitik Dunia, Indonesia Kini Jadi Bulan-Bulanan Trump

Dari Selat Hormuz ke Washington: Membaca Peta Perang Global, Analisis Geopolitik Dr Anton Permana atas Konflik Iran–Israel–AS

Demokrasi di Amerika dari sudut pandang politisi dan aktivis di Amerika

Menjadi Wakil Rakyat: Mau Mengabdi Atau Dagang?

Jangan Bodoh Dan Tolol : Konflik Sunni-Syiah Itu Adu Domba Negara Imperialis Barat (AS dan Israel)

Perjanjian Dagang Resiprokal Indonesia-AS: Stabilitas Cepat, Penguncian dan Tantangan “Dansa Tanpa Leverage”

Dr Anton Permana: Perang Iran-Israel, Hegemoni Global dan Masa Depan Indonesia




พรมรถยนต์November 1, 2024 at 11:24 am
… [Trackback]
[…] Read More Info here on that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/buni-yani-duet-gn-hrs-akan-ubah-peta-politik-nasional/ […]
ทรรศนะบอล กับการแทงบอลลีกเด็ดลีกดังNovember 11, 2024 at 6:45 am
… [Trackback]
[…] Find More on on that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/buni-yani-duet-gn-hrs-akan-ubah-peta-politik-nasional/ […]
miami casinoJanuary 13, 2025 at 7:41 pm
… [Trackback]
[…] Information to that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/buni-yani-duet-gn-hrs-akan-ubah-peta-politik-nasional/ […]