Daftar Negara Yang Diancam Trump

Daftar Negara Yang Diancam Trump

Oleh: Ahmad Cholis Hamzah

Masyarakat dunia masih terkejut dengan tindakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam, menyerbu Venezuela dan menculik Presidennya Nicolas Maduro dan istrinya, maka masyarakat bertanya-tanya apakah hanya negara Venzuela yang mendapat ancaman seperti itu.

Kita semua ingat, sebelumnya Presiden Trump mengancam akan menguasai Gaza Palestina, mengusir warga nya lalu membangun wilayah Gaza menjadi wilayah wisata. Pada 4 Februari 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan niatnya agar AS mengambil alih Jalur Gaza dan mengusir warga Palestina dari wilayah tersebut. Proposal tersebut dibuat selama gencatan senjata dalam perang Gaza, yang terjadi antara Israel dan militan Palestina yang dipimpin Hamas. Trump mengungkapkan visinya untuk mengembangkan kembali wilayah itu menjadi “Riviera Timur Tengah”.

Rencana itu menyerukan pemindahan paksa sekitar dua juta warga Palestina ke tanah tetangga. Itu juga akan membutuhkan pemindahan lebih dari 50 juta ton puing-puing dan persenjataan yang belum meledak. Ketika ditanya bagaimana wilayah tersebut akan diakuisisi, Trump mengklaim AS akan “mengambilnya”. Proposal tersebut mendapat sambutan negatif dari beberapa negara dan organisasi, kontras dengan dukungan kuat dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Presiden Trump biasanya mengancam negara yang dianggap sebagai musuh seperti Iran, Syria dsb. Akan tetapi sangat mengejutkan Trump juga mengancam negara sekutunya bahkan negara terdekat, negara tetangganya yaitu Kanada – yang akan dicaplok menjadi negara bagian AS. Pertama banyak yang berpendapat bahwa ancaman Trump itu hanya “candaan”, akan tetapi ternyata ancaman itu dinyatakan berkali-kali di tahun 2025 lalu, sehingga itu bukan candaan.

Presiden AS Donald Trump pernah mengatakan bahwa negara Kanada itu harus mempertimbangkan untuk bergabung dengan AS sebagai negara bagian ke-51 – kembali ke retorika aneksasi yang dia gunakan dan kemudian kembali setelah Perdana Menteri Mark Carney terpilih. Berbicara kepada pejabat senior militer pada sebuah acara di Virginia, Trump mengatakan AS sedang mengembangkan sistem pertahanan rudal Golden Dome dan Kanada dapat dilindungi olehnya jika negara itu menjadi bagian dari Amerika Serikat.

Sudah lama menjadi titik perdebatan, tetapi itu tidak menghentikan Presiden Donald Trump untuk sering—dan secara terbuka—mengungkapkan keinginannya untuk mencaplok Kanada dan menjadikannya negara bagian AS ke-51. Gagasan itu telah ditutup dengan tegas oleh mantan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan penggantinya, Mark Carney. Yang terakhir dengan jelas mengatakan: “Itu tidak akan pernah terjadi.” Tapi di mana keadaan saat ini dalam baris aneksasi Kanada?

Tidak hanya negara tetangga AS Kanada yang menerima ancaman, Trump juga mengancam salah satu negara Eropa yaitu Denmark. Trump “ujug-ujug” (tiba-tiba) punya niatan keras untuk mencaplok wilayah Greendland milik Denmark menjadi bagian dari Amerika Serikat. Rencana Trump itu tentu mendapat protes dari Denmark. Ancaman ini juga bukan merupakan candaan, tapi ancaman serius terbukti dengan menunjuk utusan khusus untuk Greenland.

Lalu negara hitam, di Afika pun tidak luput dari ancaman Trump yaitu negara Nigeria dengan melakukan penyerbuan karena dianggap tidak becus melindungi warga negaranya yang beragama Kristen dari serangan kelompok ISIS; dan setelah berbulan-bulan memperingatkan bahwa AS dapat mengambil tindakan militer untuk menghentikan kekerasan terhadap orang Kristen di Nigeria, Presiden Donald Trump mengumumkan pada Hari Natal 25 Desember 2025 bahwa dia telah melaksnakan ancaman itu dengan melakukan serangan terhadap teroris ISIS di barat laut negara itu. Komando Afrika AS mengatakan pihaknya melakukan serangan di negara bagian Sokoto, yang berbatasan dengan Niger di utara, “dalam koordinasi dengan pihak berwenang Nigeria.” Penilaian awal AFRICOM adalah bahwa “beberapa teroris ISIS terbunuh di kamp-kamp ISIS,” menurut rilis berita.

Donald Trump juga memerintahkan pasukannya untuk mengebom Syria setelah berkali-kali mengeluarkan ancaman untuk menghancurkan ISIS.

Negara Republik Islam Iran adalah negara yang berkali-kali diancam untuk digulingkan pemerintahnya dan negaranya diserbu. Presiden AS Donald Trump pernah mengatakan telah melakukan serangan terhadap fasilitas pengayaan nuklir utama Iran; penilaian kerusakan bom akhir dari serangan itu masih berlangsung pada Agustus 2025. Pelaksanaan acaman itu dilakukan dengan sekutu abadinya Israe. Keduanya masing mengancam akan menyerang Iran setelah Trump berhasil menyerbu Venezuela.

Masyarakat dunia di awal tahun 2026 itu menyaksikan Trump mengerahkan kapal induk, kapal destroyer, ribuan pasukan marinir, pasukan khusus untuk menyerbu Venezuela; dan setelah keberhasilan serangan tersebut Trump mengancam tiga negara di Amerika Selatan yang dianggap sangat kritis terhadap Amerika Serikat dan sahabat dekat Venezuela yaitu Meksiko, Kuba dan Kolumbia, dan tentu Iran.

Alasan-alasan Trump melakukan ancaman-ancaman diatas secara politis dikaburkan dengan narasi soal demokrasi, keamanan, melindungi warga Amerika Serikat dsb, namun sejatinya adalah keinginan untuk menguasai sumber daya alam seperti minyak dan gas bumi, nikel, uranium, emas, rare earth (mineral jarang) dsb.

Kita akhirnya menunggu kabar negara mana lagi yang akan diancam dan diserbu Trump.

EDITOR: REYNA

Last Day Views: 26,55 K