ZONASATUNEWS.COM, MADRID – Dubes RI Untuk Spanyol dan UNWTO, Dr Muhammad Najib menerima rombongan dari Kemenlu dan Kemen Perekonomian, para penggiat dan para pakar kelapa sawit. Dubes Najib mengucapkan terima kasih atas kunjungan rombongan ke Madriid.
Menurut Dubes Najib, kunjungan ini tepat waktu dan tepat tempat. Karena akhir-akhir ini dan kedepan masalah-masalah kebijakan ekonomi Uni Eropa ini akan terus-menerus diperbaharui. Ada hal yang sifatnya objektif tetapi juga ada hal yang sifatnya subjektif.
“Hal-hal yang sifatnya objek itu juga perlu dinegosiasikan sementara hal-hal yang sifatnya subjektif untuk kepentingan nasional mereka proteksi dan seterusnya itu juga tidak terhindarkan.Nah khususnya kalau kita bicara masalah kelapa sawit, kelapa sawit ini kan salah satu dari unggulan ekspor kita dan daya kompetisinya luar biasa besar. Karena faktor alam kita, menyebabkan produksi kita bisa besar karena faktor tenaga kerja kita yang kalau di Eropa ini biayanya pasti dua tiga kali lipat. Artinya tenaga kerja kita lebih murah, nah sehingga kelapa sawit kita itu sangat kompetitif di mana pun termasuk di Uni Eropa ini,” ungkap Dubes Najib melalui channel Youtube Wisma Duta RI Madrid, yang dikirim ke redaksi, Sabtu (2/11/2023).
Mereka juga punya produk-produk yang serupa tapi dari sisi kuantitas kemampuan produksi kalah besar dengan kita. Dan juga masalah harga mereka tidak bisa bersaing dengan kita. Itu sebabnya kemudian mereka mencari-cari alasan untuk kepentingan nasional mereka, misalnya CPO atau kelapa sawit dianggap merusak hutan. Sementara produk mereka tidak dianggap merusak hutan.
Belum lagi ada isu masalah kesehatan, dianggap bahwa kelapa sawit ini tidak bagus untuk kesehatan sementara produk-produk mereka yang serupa itu dianggap lebih ramah terhadap tubuh manusia.
Hal-hal seperti ini perlu kita netralisir karena itu saya selalu mendorong teman-teman hari-hari ini dan ke depan harus proaktif ambil inisiatif dan harus high profile sehingga position kita negosiasi kita itu bisa meningkat dan ini akan mempengaruhi bagaimana kebijakan-kebijakan Uni Eropa ini terhadap berbagai kepentingan nasional kita.

Dubes RI Untuk Spanyol dan UNWTO menerima rombongan Kemlu da Kemementrian Perekonomian di KBRI Madrid, Spanyol.
“Nah saya katakan tepat tempat karena Spanyol ini merupakan salah satu negara Uni Eropa yang mengonsumsi cukup besar, walaupun tidak langsung dari tanah air. Spanyol juga baik pemerintahnya, pejabat politiknya, maupun pengusahanya, lebih objektif, lebih rasional dalam memandang produk-produk kita, tidak hanya CPO tapi produk-produk lainnya juga seperti itu,” jelas Dubes Najib.
Memang masyarakat Uni Eropa khususnya civil society-nya itu relatif netral apalagi masyarakat pada umumnya yang sangat concern dengan lingkungan sangat peduli terhadap kesehatan itu sangat rasional dan objektif.
Karena itu, kata Dubes najib, kalau kita high profile kita memberikan penjelasan terus-menerus mengambil inisiatif proaktif maka mereka juga akan bisa menerima. Kalau tidak tentu cara pandang mereka akan dipengaruhi oleh banyaknya informasi yang mereka terima.
“Karena itu saya sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu sekalian dan saya kira kerja-kerja seperti ini harus terus dilakukan untuk kedepan sehingga kepentingan nasional kita ini bisa kita jaga yang pada saatnya diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita secara keseluruhan,” kata Dubes Najib.
Dubes RI Untuk Spanyol dan UNWTO menerima rombongan Kemlu da Kemementrian Perekonomian di KBRI Madrid, Spanyol.
Dubes Najib juga mengingatkan, bahwa di Uni Eropa ini masih ada negara-negara tertentu yang menggunakan double standar. Double standar itu tidak hanya dalam masalah politik, tidak hanya dalam masalah demokrasi, tidak hanya dalam masalah hubungan, tidak hanya dalam masalah lingkungan, tetapi juga masalah ekonomi.
“Jadi ada juga proteksi terselubung. Ya hanya saja kemasannya bagaimana mereka mensiasati sehingga tidak melanggar aturan-aturan yang sudah dibuatnya sendiri di WTO dan seterusnya. Karena itu sekali lagi izinkan saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Dan saya juga ingin mengapresiasi dan tentu seluruh home staff maupun lokal staff yang ada di KBRI Madrid ini akan membantu tugas Bapak Ibu sekalian sehingga betul-betul bisa mencapai apa yang kita inginkan,” pungkas Dubes Najib.
Saksikan video selengkapnya dibawah ini:
EDITOR:REYNA
Related Posts

Turki bersiap untuk COP31: Menjadi tuan rumah dan membangun bangsa yang sadar iklim

Setidaknya 10 Tewas, 12 Luka-luka dalam Penembakan di Pantai Australia Dalam Peringatan Hanukkah Yahudi

Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi yang menuntut Israel menarik diri dari Dataran Tinggi Golan Suriah ke garis 1967

Palestina menyambut baik resolusi Majelis Umum PBB yang menuntut Israel mencabut pembatasan bantuan ke Gaza

Pemenang Eurovision 1994 Dari Irlandia Akan Mengembalikan Trofi Karena Partisipasi Israel

Al Jazeera: Apakah hutan hujan kini menjadi penyebab, bukan lagi solusi, perubahan iklim?

Pemenang Eurovision asal Swiss, Nemo, akan mengembalikan trofi karena partisipasi Israel yang berkelanjutan dalam kontes tersebut

Satu Dekade Setelah Perjanjian Iklim Paris: Dunia Masih Jauh Dari Target Iklim 2030

Pelapor khusus PBB Albanese menyambut baik boikot Eropa terhadap Eurovision

Juru bicara Kementerian Luar Negeri: Pengerahan pasukan Indonesia di Gaza akan berkontribusi pada perdamaian global





No Responses