Harapan, Kecemasan, dan Pesan

Harapan, Kecemasan, dan Pesan
Muhammad Chirzin

Oleh: Muhammad Chirzin

Presiden Prabowo telah menetapkan Komisi Reformasi Polri yang diketuai oleh Jimly Asshiddiqie. Pembentukan komisi ini telah didahului oleh Kapolri. Masyarakat berharap agar Komisi Reformasi Polri ini dapat bekarja dengan saksama, sesuai dengan tuntutan masyarakat.

Fakta menunjukkan bahwa rapor kinerja Polri dalam 5 tahun terakhir ini cukup memprihatinkan. Berdasarkan survei CELIOS, kepercayaan publik terhadap Polri menurun drastis. 78% responden menilai kinerja Polri sangat buruk hingga buruk, dengan rata-rata skor 2 dari 10.

Catatan Komnas HAM menunjukkan Polri konsisten menempati peringkat teratas sebagai institusi yang paling banyak diadukan terkait pelanggaran HAM, dengan ribuan kasus setiap tahun. Laporan Ombudsman RI juga mencatat kepolisian sebagai lembaga yang paling banyak dilaporkan dalam 4 tahun terakhir (2020-2023).

Secara keseluruhan, rapor Polri dalam 5 tahun terakhir ini bisa dibilang merah, dengan masalah penurunan kepercayaan publik, banyaknya kasus pelanggaran HAM, dan rendahnya kualitas pelayanan publik.

Skor kinerja keseluruhan Prabowo Subianto adalah 3 dari 10 menurut survei Celios. Ketidakpuasan publik tinggi, elektabilitas turun menjadi 34%.

Indikator “Janji Politik Setengah Hati” mencapai 56%. Mayoritas merasa janji kampanye hanya terealisasi sedikit.

Masalah utamanya tata kelola anggaran yang tidak transparan (81%), komunikasi kebijakan buruk (91%), dan penegakan hukum yang tumpul (75%).

Skor kinerja Wakil Presiden hanya 2 dari 10. 61% responden menilai kinerjanya sangat buruk.

Posisi Gibran lebih simbolis, kurang kontribusi substantif. Publik melihatnya sebagai pelengkap kabinet.

Rapor merah mendominasi penilaian setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, dengan skor rendah dari ekonomi, kebijakan publik, hingga kepemimpinan. Desakan reshuffle kabinet dan evaluasi total sangat kuat dari masyarakat.

Harapan Rakyat kepada Prabowo Tingkatkan pertumbuhan ekonomi. Kurangi kemiskinan. Berantas korupsi.Tingkatkan transparansi pemerintahan.Tingkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan.Atasi masalah keamanan .Kurangi kriminalitas.Tingkatkan kedaulatan.

Kekecewaan Rakyat dalam 14 bulan pemerintahan Presiden-Wakil Presiden. Kinerja ekonomi yang belum menunjukkan peningkatan signifikan. Kasus-kasus korupsi yang masih terjadi di pemerintahan.

Krisis sosial-politik yang belum teratasi, seperti konflik daerah dan perseteruan dengan partai oposisi. Kualitas pendidikan yang masih perlu ditingkatkan. Keamanan yang masih menjadi keprihatinan.

Muhammad Chirzin

Pesan untuk Jokowi

Jokowi
Dengarkan
Mereka menanti
kejujuran dan kebenaran
Itulah yang mereka harapkan
Jangan ambisi mewariskan kekuasaan.

Indonesia adalah negara hukum
Bukan negara kekuasaan
Hukum harus ditegakkan
Keadilan harus diutamakan.

Jokowo
Jangan lupa
Kamu bukan raja
Kamu mantan pelayan rakyat
Harus mengayomi
Jangan hanya dengar suara sendiri
Keadilan dan kebenaran
Itulah yang harus diutamakan.

Pesan untuk Anggota Dewan

Wakil rakyat
Dengarkan suara hati
Kau dipilih untuk melayani
Bukan untuk kepentingan diri Bukan untuk kekuasaan
Tapi untuk keadilan
Untuk kesejahteraan.

Kau harus mengawasi dan mengevaluasi
Jangan takut Jangan ragu
Keadilan dan kebenaran
Itulah yang harus kau jaga dan tegakkan.

Buatlah undang-undang, yang adil dan bijak
Jangan buat undang-undang yang hanya untungkan diri
Rakyat berharap
Tegakkan hukum
Wujudkan keadilan.

Pesan untuk Anak Negeri

Anak negeri
Dengarkan suara hati
Kita adalah NKRI Kita adalah Indonesia
Kita adalah satu
Jangan biarkan perbedaan.

Kita menghadapi tantangan
Ekonomi belum stabil
Keamanan belum terjaga
Tapi kita tidak sendirian
Kita bersama
Kita kuat
Kita bisa.

Kita generasi penerus
Kita jaga dan lindungi
Negara
Berjuang untuk masa depan.

Kita bangkit
Kita maju
Kita buat Indonesia bersinar
Dengan cinta
Dengan persatuan.

EDITOR: REYNA

Last Day Views: 26,55 K