Refly Harun Ajak Ramai-Ramai “Geruduk” MK, Untuk Gugat Presdential Threshold

Refly Harun Ajak Ramai-Ramai “Geruduk” MK, Untuk Gugat Presdential Threshold
REFLY HARUN




ZONASATUNEWS.COM, JAKARTA — Pakar Hukum Tata Negara Profesor Refly Harun berencana akan menggugat lagi batasan ambang batas pencalonan presiden (Presidential Threshold) ke Mahkamah Konsttusi (MK)

Hal itu dikatakannya dalam channel youtube miliknya. Refly Harun, yang hingga kini telah memiliki subscriber sangat banyak (1,85 juta).

Refly Harun mengakui, setelah putusan MK tentang Omnibus Law yang dikatakan Inskonstitusioal Bersayarat itu, berhembus harapan di pihak MK untuk mengabulkan gugatan PT 20% saat ini menjadi PT 0% atau tidak ada ambang batas bagi calon presiden dan calon wakil presiden.

Sehingga, menurut Refly, semua Partai peserta Pemilu bisa mencalonan Presiden dan Wakil Presiden. Hal itu bisa membuat demokrasi menjadi makin sehat. Karena banyak calon berkualitas yang bisa berkompetisi. Rakyat memiliki banyak pilihan.

“Bukan seperti dua pemilu sebelumnya, pemilu 2014 dan 2019 yang hanya ada dua pasangan calon. PT menjadikan demokrasi buruk,” katanya.

Dia yakin 5 hakim MK yang membatalkan Omnibus law kemarin memilki pertimbangan yang jernih, sehingga bisa mendukung gugatan yang akan diajukannya. Kelima hakim itu adalah : Saldi Isra, Soehartoyo, Eni Nurbaningsih, Aswanto, dan Wahidudin Adam.

Sedangkan 4 hakim lainnya yang Disenting Opinion (pendapat berbeda), rasanya masih terikat dengan kekuasaan. Karena jelas UU Monibus Law bermasalah tetapi mereka tidak mau membataklannya.

“Saya akan memobilisasi siapa yang akan mengajukan gugatan ke MK ini. Mudah-mudahan ada 100 permohonan, 200 permohonan nanti. Mari kita geruduk MK ramai-ramai agar Threshold ini dikabulkan,” tegasnya.

Selengkapnya lihat video channel Refly Harun dibawah ini :

EDITOR : REYNA







banner 468x60