Bupati Pamekasan Gelar Silaturrahmi Dan Buka Puasa Bersama Dengan Ormas Islam Dan Tokoh Masyarakat

Bupati Pamekasan Gelar Silaturrahmi Dan Buka Puasa Bersama Dengan Ormas Islam Dan Tokoh Masyarakat




ZONASATUNEWS.COM, PAMEKASAN— Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam beserta jajaran Forkopimda mengelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan Ormas Islam dan Tokoh Masyarakat, Minggu (25/04/2021) sore.

Acara yang dilaksanakan di Mandhepah Agung Ronggosukowati di pertengahan bulan Ramadhan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, dalam sambutannya minta doa dan bimbingan kepada semua yang hadir agar bisa membawa Pamekasan menjadi lebih baik dalam bekerja, semakin ekxelen, semakin profesional dan semakin mendorong daya saing diseluruh tahapan-tahapan yang sedang dilaksanakan.

“Alhamdulillah kabupaten ini sudah mulai semakin diperhitungkan kiprah dan perannya dibeberapa even tertentu,” Katanya

Pada kesempatan itu pula, Bupati minta doanya juga karena tahun ini Kabupaten Pamekasan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran tingkat provinsi.

“Perkiraan yang akan hadir dalam MTQ tingkat provinsi itu sekitar 4 ribu orang dan membutuhkan sekitar 2 ribu kamar, sementara penyediaan hotel yang ada tidak sampai 500 kamar sehingga ada 1.500 kamar kekurangan kita. Namun strategi yang kita lakukan untuk mengatasi itu dengan menyewa rumah warga yang dibrafing dengan kampung MTQ,” Ujarnya.

Selain itu orang nomor satu di Kabupaten Pamekasan itu juga menerang tentang beberapa program prioritas yang sedang dijalankan seperti dibidang pendidikan dengan bea siswa santri yang tahun ini ada 2 ribu orang yang akan dikirim ke pesantren termasuk kerjasama dengan beberapa sekolah kedinasan dan sejumlah universitas ternama untuk mencetak generasi muda Pamekasan yang cemerlang dimasa yang akan datang.

Sedangkan dibidang ekonomi, Ra Baddrut sapaan bupati Pamekasan meminta dukungan karena tahun ini pemkab akan membangan 20 titik Wamira (warung milik rakyat) yang isinya merupakan 70 persen produksi IKM hasil program pelatihan WUB.

Sementara diakhir sambutannya, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jatim ini memohon kepada para Ormas Islam agar ikut menjaga generasi muda untuk menjauh dari bahaya narkoba.

Menurutnya, tingkat pengguna dan pengedar narkoba di Jawa Timur cukup tinggi serta terbesar kedua setelah DKI Jakarta. Dan yang membuat terbesar itu karena faktor Madura yang terkenal dengan religiusnya lantaran banyak pesantren, mesjid dan madrasah.

“Ayo kita bareng-bareng bergandengan tangan karena kalau generasi hancur maka kabupaten dan negara secara umum akan hancur dan terganggu oleh sumberdaya yang tidak produktif. Mari lindungi anak-anak kita dan berdoa mudah-mudahan tidak hanya cerdas dan berakhlaq yang bagus tetapi dilindungi dari narkoba karena generasi hebat itu syarat nya hanya 3, pertama siddiq, amanah fatonah, kedua berilmu dan inovatif ketiga cepat,” Pungkasnya. (ADV)

EDITOR : SETYANEGARA










banner 468x60