Resah Adanya Karaoke Puspita 2, Masyarakat Gerudug DPRD Gunungkidul

Resah Adanya Karaoke Puspita 2, Masyarakat Gerudug DPRD Gunungkidul
Perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan saat serahkan surat pengaduan penyimpangan puspita 2 dikantor DPRD Gunungkidul-Jogjakarta, Jumat (9/4/2021)




ZONASATUNEWS.COM, JOGJAKARTA— Mendapat hantaman isu dan berita dimedia lokal maupun nasional, tentang tudingan beberapa penyimpangan bisnis yang dijalankan, pihak pengelola dan pemilik usaha karaoke Puspita 2 yang berlokasi di pinggiran pantai Sarangan atau pantai Krakal Desa Ngestiharjo Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, mulai angkat bicara.

Pihak menejemen Puspita 2 Tugiyanto (TG)) mengatakan, bahwa beberapa dugaan penyimpangan yang diberitakan oleh beberapa media masa lokal maupun nasional itu tidak benar. Menurutnya, usaha Karaoke Puspita 2 yang sudah dijalankan selama beberapa tahun tidak melanggar aturan, dan tertib administrasi. Mulai dari ijin usaha, Kekancingan penggunaan tanah kasultanan atau kadipaten, sertifikat hak guna pakai tanah, dan juga tertib membayar pajak.

Dua orang LC atau pemandu lagu yang diduga masih berusia 16 – 18 tahun.




”Usaha karaoke Puspita 2 sudah memenuhi persyaratan administrasi, dan usaha yang kami jalankan juga tidak melanggar peraturan”, tegas TG saat dikonfirmasi ZONASATUNEWS.COM, Jumat (9/4/2021).

Dikatakan juga oleh pihak pengelola Puspita 2,TG, bahwa tidak benar kalau Puspita 2 memperkerjakan Ladis Companion (LC) atau pemandu lagu dibawah umur. Dia juga menegaskan bahwa pengadaan LC adalah dari pihak luar karaoke Puspita 2.

TG juga mengaku sangat selektif dalam menerima LC dari pihak pengelola terkait. Selaku penanggungjawab usaha, TG mengaku selalu menanyakan dan meminta kepada pihak pengelola LC tentang data diri dan surat ijin dari keluarga LC yang bersangkutan, diantaranya Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, dan juga Surat Ijin dari orang tua.

Dia juga menegaskan, bahwa keberadaan LC atau pemandu lagu, yang mengelola adalah pihak di luar menejemen karaoke Puspita 2.

Minuman beralkohol golongan A.B.C yang diedarkan di Karaoke Puspita 2 Pantai Krakal Gunungkidul

“Pihak kami hanya menyewakan room, sedangkan keberadaan LC yang menyediakan adalah pihak diluar menejemen puspita 2,” kata pengelola dan penanggung-jawab Puspita 2.

Sementara tokoh politik berinisial SY anggota DPRD Gunungkidul dari Partai Demokrat, selaku penanam saham dan pemilik usaha wisata malam penuh sensasi Puspita 2 Pantai Krakal menegaskan, bahwa usaha miliknya tesebut dalam pengelelolaannya sepenuhnya dilimpahkan kepada TG.

SY juga menanggapi tentang tudingan adanya penyimpangan menejemen puspita 2. Menurutnya, usaha karaoke puspita 2 yang dijalankannya sudah memenuhi persyaratan. Kalau ada pihak yang mengatakan bahwa seluruh dokumen ijin usaha yang dia miliki tidak sah menurut pemerintah, menurut SY itu hak mereka untuk berkomentar.

Salah satu dokumen usaha karaoke puspita 2 yang oleh SY diperlihatkan kepada media zonasatunews.com Jumat (9/ 4 /2021).

Saat itu SY juga menunjukkan beberapa dokumen dan juga bukti pembayaran pajak daerah maupun pusat. Disinggung terkait peredaran minuman keras tanpa ijin di tempat usahanya, SY secara tegas menolak. Menurutnya yang menjual minuman keras itu adalah pihak luar.

”Usaha kami sudah dilengkapi beberapa dokumen, mulai dari perijinan usaha, kekancingan pemakaian tanah SG, dan juga sertifikat hak guna pakai, sedangkan adanya peredaran minuman keras itu adalah tanggungjawab pihak luar menejemen puspita 2, sebab puspita 2 sama sekali tidak menjual minuman seperti yang diberitakan selama ini”, kata SY saat dikonfirmasi langsung ZONASATUNEWS,Jumat (9/4/2021) disalah rumah makan Wonosari.

Warga gerudug DPRD

Sementara itu warga sekitar pantai Krakal yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Pantai Krakal justru menampik atas segala pernyataan yang disampaikan pihak Puspita 2.

Pada hari Jumat (9/4 2021) sekira pukul 9.00 Wib beberapa perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Wisata Pantai Krakal datangi kantor DPRD Kabupaten Gunungkidul untuk menyampaikan surat pengaduan atas penyimpangan yang dilakukan oleh pihak pengelola dan pemilik usaha Karaoke Puspita 2.

Menurut pengakuan salah satu perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan isata pantai Krakal berinisial MD, surat pengaduan kepada ketua dewan sudah disampaikan ke kantor DPRD Gunungkdul melalui protokoler.

Perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan saat serahkan surat pengaduan penyimpangan puspita 2 dikantor DPRD Gunungkidul-Jogjakarta, Jumat (9/4/2021)

Dalam hal ini diserahkan kepada bagian kesekretariatan untuk disampaikan kepada Ketua DPRD, agar didisposisikan kepada komisi A yang membidangi kasus tersebut.

“Semua bukti sudah saya sampaikan kepada DPRD, dan kami sebagai kumpulan wong cilik mempercayakan kasus ini sepenuhnya kepada beliau yang terhormat para wakil rakyat, untuk secepatnya ditindak lanjuti. Apa yang kami sampaikan adalah bukti nyata dilapangan, kami wong cilik bicara apa adanya dan tidak bisa merekayasa”, tegas MD yang juga mengaku sebagai keamanan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) pantai Krakal saat dikonfirmasi langsung ZONASATUNEWS.COM, Jumat (9/4/2021).

Sementara, ketua Pokdarwis Pantai Krakal Mutiara Mas berinisial SGT memberikan jawaban tegas saat dikonfirmasi media ini, Kamis (8/4) melalui pesan singkat WhatsApp(WA).Saat ditanyakan keberadaan wisata malam penuh sensasi Karoke Puspita 2 Pantai Krakal, apakah juga termasuk dalam salah satu program pengembangan wisata Pokdarwis yang dia kelola, dia menolak.

Secara tegas pihaknya menyatakan bahwa wisata malam karaoke Puspita 2 sama sekali tidak masuk dalam program pengembangan Pokdarwis Mutiara Mas Pantai Krakal.

Saat disinggung tentang keberadaan Puspita 2 adalah milik salah seorang anggota DPRD Gunungkidul berinisial SY, pihaknya juga mengaku tidak tau menahu. Menurut SGT, yang mengurusi semua hal yang berkaitan dengan Pokdarwis adalah wakil ketua berinisial DM.

”Hiburan karaoke tidak termasuk programnya Pokdarwis, tetapi diantara anggota ada yang mengusahakan jasa Pokdarwi. Maaf untuk hal seperti itu saya tidak tau, dan untuk lebih jelasnya silahkan hubungi wakil ketua Pokdarwis yang saat ini mengurusi semua hal tentang Pokdarwis”, tegas SGT Ketua Pokdarwis Mutiara Emas Pantai Krakal.(Mbang).

EDITOR : SETYANEGARA

BACA JUGA BERITA TERKAIT :







banner 468x60