Oleh: Muhammad Chirzin
Pandanglah hari ini. Sebab inilah hidup, hidup yang benar-benar hidup. Dalam jangkanya yang singkat in. Terletak semua kebenaran dan kenyataan eksistensimu: Kebahagiaan pertumbuhanmu. Kemuliaan perbuatanmu. Kemegahan karyamu
Sebab kemarin hanyalah mimpi. Dan besok hanyalah bayangan.Tapi hari ini sungguh ada dan membuat kemarin jadi mimpi bahagia.Dan besok jadi bayangan yang berpengharapan. Oleh karena itu pandanglah hari ini. (Kalidasa)
Dia memberi hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan siapa yang diber hikmah, ia telah memperoleh kebaikan melimpah, tetapi yang dapat mengambil pelajaran hanya orang yang arif (QS Al-Baqara/2:269).
Hidup adalah petualangan yang menantang (Helen Keller).
Pikiran positif dalam hal apa pun pasti lebih baik ketimbang pikiran negarif (Elbert Hubbard).
Orang yang tidak mencari nasihat adalah bodoh. Kebodohan itu membuatnya buta terhadap kebenaran, dan membuatnya menjadi jahat, keras kepala, dan ancaman bagi orang-orang di sekelilingnya (Kahlil Gibran).
Apa yang bertentangan dengan akal, tentu bertentangan pula dengan Tuhan (Martin Luther King).
Sepanjang sejarah, cerita telah menjadi cara berbagi dan menyampaikan pengalaman-pengalaman hidup penting, dan bagaimana memanfaatkan pengalaman tersebut demi kesejahteraan masa depan kita (George W Burns).
Penderitaan selalu menuju jalan terang. Jika tidak demikian, penderitaan itu adalah hasil perbuatan iblis (Owen Merredish).
Manakala menyadari bahwa kita menyeleweng, kewajiban kita adalah berbalik dan kembali meneruskan perjalanan yang benar (Mahatma Gandhi).
Kenikmatan karena hawa nafsu itu hanya berlangsung dalam hitungan menit, tetapi akibatnya seringkali menjadi penderitaan bertahun-tahun (Pouw Kioe An).
Kalau kebenaran menghalangi jalan Anda, berarti Anda sedang berada di jalan yang salah (Josh Billings).
Bukan karena takut akan hukuman, melainkan karena terdorong oleh kewajiban moril, orang harus menjauhkan diri dari perbuatan dosa (Demokritos).
Tanpa ragu-ragu sedikit pun, namun dengan segala kerendahan hati, saya dapat berkata bahwa mereka yang menganggap agama tidak ada sangkut pautnya dengan politik, sebenarnya tidak mengetahui apa arti agama (Mahatma Gandhi).
Yang baik dan yang jahat selalu menerima upahnya, walaupun upah itu datangnya kadang cepat kadang lambat (Kongfuzi).
Setiap keuntungan yang diperoleh dengan jalan tidak sah akan membawa kerugian (Menander).
Hanya sehelai rambut jarak yang memisahkan antara yang benar dan tidak benar (Omar Khayyam).
Cinta keduniaan itulah yang menjadi pokok segala kesalahan (Imam Malik).
Orang yang mempelajari undang-undang kebijaksanaan tanpa menerapkannya dalam kehidupannya sendiri, sama dengan seorang petani yang tidak menabur benih (Sa’adi)
Sikap adalah hal kecil yang akan menimbulkan perubahan besar (Winston Churchill).
Takut kepada Tuhan adalah asas kearifan (Soekarno).
Keliru itu manusiawi, tetapi bersikeras mempertahankan pendapat yang salah itu seperti setan (St. Augustine).
Siapa yang terus berjalan tanpa menyeleweng ke kiri dan ke kanan, sebentar saja ia akan sampai pada kesempurnaan (Santo Y Berchman).
Pikiran-pikiran Anda adalah benih, dan panenan yang Anda petik bergantung pada benih yang Anda tanam (Rhonda Byrne).
Kebatilan tidak akan menjadi kebenaran karena perjalanan waktu (Muhammad Abduh).
Manusia tidak akan dapat mengubah dirinya tanpa penderitaan, karena ia adalah pualam dan juga sang pemahatnya (Alexis Carrel).
Kebenaran tidak takut ujian (Umar bin Khatab).
Hanya dengan mata orang lainlah kita dapat melihat kekurangan-kekurangan kita (Ovid).
Orang yang hanya memikirkan dirinya sendiri adalah orang biadab, betapa pun tinggi pengetahuannya (Henry Bulwer).
Pengetahuan manusia ibarat air, Sebagian datang dari atas dan sebagian memancar dari bawah. Yang dari bawah cahaya alam, dan yang dari atas ilham Ilahi (Franci Bacon).
Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang taat, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak mengingat Allah— bagi mereka ampunan dan pahala yang besar (QS Al-Ahzab/33:35)
EDITOR: REYNA
Related Posts

Puasa Memunculkan Rasa Empati

Ketika Kebenaran Hanya Keluar Dari Mulut Polisi

Surabaya Maritime Arts Dome: Bentangan Rumah Peradaban Surabaya

Pesan Kearifan Empat

Ketika Sang Preman Mencengkeram Negara: Serial Kedua Perspektif Ekonomi

Sintesa Kebangsaan Menuju Kepemimpinan Indonesia 2029

Jadikan Ramadhan Bulan Perubahan

Kasus Suap Dalam Perkara Korupsi Ekspor CPO, Modus Mafia Bisnis Berkolaborasi Dengan Markus

Lugas, Hangat, dan Teguh Pendirian: Potret Politikus Senior Ridwan Hisjam

Anton Permana: Tiga Hal Yang Harus Dilakukan Prabowo Untuk Menyelamatkan Pemerintahan Dari Kudeta Merangkak



No Responses