Batara R Hutagalung : Gunter Guillaume, Komunis Penyusup Ulung Dari Jerman Timur

Batara R Hutagalung : Gunter Guillaume, Komunis Penyusup Ulung Dari Jerman Timur
Batara R Hutagalung




Kasus Günter Guillaume, seorang komunis di negara anti komunis

Pola yang dilakukan oleh para penyusup di seluruh dunia selalu sama.
Yaitu menonjol di lingkungan yang menjadi sasaran dan seolah-olah dia yang paling keras, ekstrem dan militan sesuai dengan kebijakan di negara tempatnya bertugas. Apakah itu di bidang politik, agama, bisnis dll. Tujuannya adalah untuk mendapat kepercayaan dari komunitas yang menjadi targetnya. Kemudian menjadi pimpinan atau orang yang berpengaruh di komunitas di suatu negara yang disusupinya.

Demikian juga yang dilakukan oleh seorang penyusup lihai dari Jerman Timur, Günter Guillaume (GG), di masa Perang Dingin antara Blok komunis dan Blok anti komunis. Günter Guillaume adalah seorang dari negara komunis Jerman Timur yang disusupkan ke Jerman Barat yang anti komunis.

Di akhir Perang Dunia II, negara Jerman dibagi menjadi dua, demikian juga kota Berlin. Jerman Timur menjadi Republik Demokratik Jerman yang berada di bawah kekuasaan imperium komunis Uni Soviet. Jerman Timur ikut menjadi anggota Pakta Warsawa, pakta militer negara2 komunis di Eropa timur. Jerman Barat menjadi Repulik Federal Jerman yang berada di bawah pengaruh Amerika Serikat dan sekutunya. Jerman Barat menjadi anggota pakta militer NATO (North Atlantic Treaty Organization) di bawah pimpinan Amerika Serikat.

Günter Karl Heinz Guillaume (GG) lahir di Berlin pada 1 Februari 1927. Setelah negara Jerman dibagi menjadi dua dan demikian juga dengan kota Berlin, GG tinggal di bagian timur kota Berlin yang komunis.

Dalam rangka infiltrasi ke Jerman Barat, Jerman Timur menyusupkan sangat banyak agen2 rahasianya ke semua lembaga negara, partai2 politik dan industri di Jerman Barat. Diperkirakan sekitar 20.000 orang disusupkan oleh Jerman Timur ke Jerman Barat. Jerman Baratpun menyusupkan agen2nya ke Jerman Timur.

GG dan isterinya, Christel Boom, direkrut oleh Dinas Rahasia Jerman Timur dari Kementerian Keamanan Negara (MfS – Ministerium fuer Staatssicherheit) dan mendapat pelatihan selama beberapa bulan, sebelum diselundupkan ke Jerman Barat tahun 1956. GG dan isterinya pura-pura menjadi pelarian dari Jerman Timur.

Di Jerman Barat, GG dan isterinya ditugaskan untuk menyusup ke Partai Sosial Demokrat (­Sozialdemokratische Partei Deutschland – SPD) di kota Frankfurt.. Keduanya berhasil membangun kepercayaan bukan hanya dari partai SPD saja, melainkan juga dari masyarakat kota Frankfurt. Keduanya sangat menonjol di partai.

Mereka berdua yang berasal dari negara komunis Jerman Timur berhasil menipu partai dan masyarakat Jerman Barat, seolah-olah keduanya yang paling demokratis dan anti komunis.GG bahkan berhasil menjadi anggota parlemen di kota Frankfurt, kota terbesar keempat (waktu itu) di Jerman Barat.

Karena kecerdasan dan sikapnya yang sangat meyakinkan, GG mendapat kepercayaan yang sangat besar, sehingga tahun 1972, 16 tahun setelah dia disusupkan ke Jerman Barat, GG berhasil menjadi sekretaris pribadi (Sespri) Kanselir Jerman Barat, Willy Brandt. (Kanselir adalah sebutan untuk Perdana Menteri di Jerman). Sebagai Sespri Kanselir, dia mendapat akses ke dokumen-dokumen rahasia terpenting dari pemerintah Jerman Barat, terutama semua surat-menyurat Kanselir Brandt.

Namun, sepandai-pandainya tupai meloncat … akhirnya terbongkar juga, bahwa GG adalah penyusup dari Jerman Timur. Namun terbongkar rahasianya bahwa dia adalah orang yang disusupkan oleh Jerman Timur, tapi bukan kesalahan GG, melainkan kesalahan dari Sentral di Berlin Timur, yaitu di Kementerian Keamanan Negara (MfS), Pemerintah Jerman Timur.

Kecurigaan terhadap GG sudah mulai muncul pertengahan tahun 1973, sehubungan dengan penangkapan agen-agen rahasia dari Jerman Timur di Jerman Barat.

Ada kebiasaan dari Kementerian Keamanan Negara Jerman Timur (MfS), untuk mengirim telegram selamat ulang tahun, yang dikemas dengan kode rahasia, kepada para agennya di Jerman Barat. Melalui penelitian selama beberapa tahun, Dinas Rahasia Jerman Barat berhasil membuka kode rahasia dari Kementerian Keamanan Negara Jerman Timur. Antara lain melalui kombinasi tanggal lahir para agen Jerman Timur. Dengan cara ini, terbongkarlah rahasia GG, bahwa dia adalah orang yang disusupkan oleh Jerman Timur.

Tanggal 24 April 1974 GG dan isterinya ditangkap sepulangnya mereka kembali dari Norwegia, dalam rangka mendampingi Kanselir Willy Brandt berlibur.

Penangkapan GG sebagai agen Dinas Rahasia dari Jerman Timur tahun 1974 adalah kasus terbesar skandal spionase di Jerman Barat, yang menyebabkan jatuhnya Kanselir Willy Brandt, yang terpaksa mengundurkan diri. Kasus GG adalah kasus penyusupan yang terbesar, karena dia berhasil menyusup sampai menjadi Sekretaris pribadi seorang Kanselir Jerman Barat.

Bulan Desember 1975 GG dijatuhi hukuman 13 tahun penjara dan isterinya dijatuhi hukuman 8 tahun penjara. Pada tahun 1981 GG dan isterinya dapat kembali ke Jerman Timur, dalam rangka pertukaran agen rahasia Jerman Barat yang tertangkap di Jerman Timur.

Di Jerman Timur GG disanjung sebagai pahlawan dan mendapat berbagai penghargaan untuk jasanya memperkuat negara Jerman Timur. Dia antara lain memperoleh gelar DR HC di bidang hukum. Pangkatnya dinaikkan menjadi Kolonel di Tentara Jerman Timur. Dia meninggal tanggal 10 April 1995 di usia 68 tahun.

EDITOR : SETYANEGARA










Tags: , , ,
banner 468x60