Kholiq Anhar : Puasa Dan Pemrograman Ulang

Kholiq Anhar : Puasa Dan Pemrograman Ulang
Ilustrasi




Oleh : Kholiq Anhar

Kholiq Anhar




Bila saya menggambarkan ‘Diri Manusia’ seperti sebuah Rumah, yang pertama2 dari konstruksi sebuah Rumah adalah Fondasi. Itulah Iman. Kesadaran. Islam mengajarkan dengan Pernyataan Persaksian Diri yang disebut Syahadat.

Diatas Fondasi anda akan membangun Dinding atau Pilar. Itu adalah Pernyataan Diri anda, yang terekspresikan dengan Kata dan Tindakan, yang tercermin dalam realitas kehidupan anda. Performance diri dan karya2 yang anda hasilkan dalam kehidupan anda adalah cermin dari isi Wall (Dinding) Rumah Anda. Islam mengajarkan rukun yang kedua dengan Sholat. ‘Sholat itu seperti Pilar’ kata Nabi Muhammad ‘Bila itu baik Sholatnya, akan baik semuanya. Hingga Nabi Muhammad memberikan penegasan ‘Tegakkan Sholat.

Anda membangun Fondasi dan Dinding tentu saja perlu Semen. Itu adalah bagian yang menciptakan ikatan diantara partikel2 yang menyusun Fondasi dan Dinding Rumah Anda. Semen pula yang menjadikan jendela dan pintu bisa berikat dengan dinding. Semen tak pernah nampak dipermukaan (kasat mata), tapi kehadirannya menentukan Performance rumah anda.

Apakah rumah anda kokoh atau rapuh, kualitas Semen anda sangat menentukan. Itulah PUASA. Anda tak dapat melihat ‘wujud nyata’ dari Puasa sebagaimana anda melihat wujud nyata dari Dinding (Ekspresi hidup anda). Tapi anda tahu ‘Semen’ itu ada dalam Dinding, ada dalam Fondasi ada di kusen Jendela dan Pintu.

Anda cukup percaya bahwa Semen itu akan menguatkan ikatan (kekokohan) rumah anda, sebagaimana anda percaya Fondasi itu dasar dari bangunan rumah anda. Semen dan Fondasi itu sama2 tidak nampak di mata fisik anda. Karena itu bukan tugas otak Rasional anda untuk menganalisa, tapi itu adalah bagian ‘Pikiran Intuitif’ untuk memahami keberadaannya.

Humor itu juga bersifat menguatkan ikatan. Itu juga berguna sebagai Semen dari bangunan rumah anda. Ketika Anda sendirian, anda bisa tersenyum atau tertawa-tawa sendiri, itu tandanya anda punya banyak stok Semen. Kemampuan bisa mentertawakan diri sendiri adalah Seni Kehidupan yang indah.

Berikutnya dari bangunan Rumah Anda adalah Jendela. Jendela adalah bagaimana anda melihat Dunia luar anda (melihat orang lain, melihat alam& ciptaan2, melihat peristiwa2 kehidupan) dan bagaimana Dunia melihat anda. Itulah Fungsi Jendela. Bagian yang memerankan tugas Komunikasi. Persepsi anda tentang segala sesuatu ditentukan oleh bagaimana cara anda berkomunikasi. Bagaimana cara anda melihat dan cara anda berfikir. Jendela itu portal komunikasi dua arah. Tepatnya komunikasi dan hubungan Sosial anda. Islam mengajarkan sila ini dengan Zakat.

Yang kelima adalah Pintu. Dikatakan sempurna sebagai rumah jika ada pintunya. Pintu Itu adalah portal lalu lintasnya kehidupan anda. Anda menerima tamu melalui pintu. Anda pergi bekerja juga melalui pintu. Siapa yang anda ijinkan memasuki rumah anda? Siapa yang tidak anda ijinkan?. Karena apa yang ada didalam rumah itu akan mempengaruhi suasana rumah anda.

Rumah yang Damai atau rumah yang kacau balau, itu adalah tentang siapa yang anda beri ijin masuk ke rumah anda. Anda pergi bekerja juga melalui pintu. Pintu anda bekerja, pintu anda melakukan tindakan adalah Niat. Jadi pintu itu adalah tentang isi yang ada diruang Hati anda.

Itu adalah tulisan pembuka Puasa. Bagaimana kita memahami Puasa dari sisi-sisi yang lain?
Yang pertama, kita sudah ceritakan bagaimana Semen itu membuat bangunan rumah jadi kuat dan Kokoh.

Kedua, Puasa itu adalah Pemrograman Ulang tentang Diri Anda. Karena itu bila puasa anda sukses, maka anda kembali jadi ‘Fitrah…Suci seperti bayi. Apa ada orang yang puasanya tidak sukses? Tentu saja ada, cuman laporan statistiknya belum pernah diterbitkan.
Jadi kalau menurut pakar komputer, bila sistem anda lemot, kadang error…kacau…Itu tandanya sistem anda banyak virus. Perlu di scanner, biar bersih. Istighfar itu scanner. Itu sistem pembersihan harian atau berkala. Bila anda lupa atau karena sangat sibuk tak sempat membersihkan, maka virus2 Itu menumpuk, bisa berbahaya seperti Corona.

Untuk memastikan sistem anda aman dan bersih dari virus, Programmer punya cara yang disebut Rebooting. Yakni menghentikan sesaat ‘asupan arus listrik dan kemudian menyalakan kembali. Sistem akan mengatur ulang dirinya sendiri dengan Program standar yang canggih yang dia miliki. Sel-sel dalam tubuh anda adalah kecerdasan semesta. Ketika asupan dari luar dihentikan (puasa), ia akan mengatur ulang dirinya sendiri sesuai program dasar (blue print) Kemanusiaan anda. Ia tahu mana yang berguna, mana virus dan mana sampah. Virus akan dihancurkan dengan pasukan antibodi, yang sampah dikeluarkan dari sistem. Program kembali bersih, suci… Fitrah seperti bayi.

Tapi kata Ahli PLN, Puasa itu berguna untuk memperbesar rentang daya. Bila rentang daya anda dinaikkan, tentu anda lebih Powerful. Lebih kuat, lebih kokoh. Hanya saja caranya mengupgrade rentang daya itu arus listrik yang mensuplai sehari-hari energi listrik rumah anda, harus diputus dulu asupannya sesaat. MCB sistem di upgrade rentang dayanya.

Jadi asupan listrik harus berhenti total, supaya mekanisme upgrade MCB bisa efisien. Setelah selesai, listrik disambung dan dinyalakan kembali. Anda lihat, pasokan listrik yang bisa masuk ke sistem anda itu sesungguhnya tersedia dengan jumlah tak terbatas. Anda hanya bisa mengkonsumsi sesuai kapasitas rentang MCB anda. Bila tidak diupgrade, anda seperti rumah dengan lampu 5 watt yang kelap kelip itu. Anda tidak bisa memeriksa kutu yang ada di kursi tempat anda duduk.

Ahli Kesehatan mengatakan itu berguna untuk Detoksinasi. Menghilangkan racun- racun tubuh, mengurai lemak-lemak yang berlebihan. Sehingga pasca berpuasa anda akan mendapatkan tubuh anda fresh dan energik.

Kompak dengan Ahli Kesehatan Tubuh, Ahli Kesehatan Jiwa ( Psikologi) mendeskripsikan bahwa Puasa itu dapat membakar Pikiran dari Pemikiran beracun. Wuih serem. Racun Pikiran itu lebih berbahaya dari racun Kalajengking.

Orang Jawa mendefinisikan Puasa dengan POSO. POSO artinya Ngeposno Roso . Roso atau Rasa adalah Emosi ( Emotion). Pendorong. Penggerak. Nafs.
Artinya Ngeposno Riso itu menempatkan Emosi ( Nafs) pada Posisi Basis Dasarnya. Null. Suwung.

Itu yang dapat kita ceritakan. Bila ada cerita dari sudut pandang yang lain, mari berbagi keindahan panorama dari science dan ilmu pengetahuan .
S’lamat Berpuasa.

Alaska, 9-4-2021







banner 468x60