Petani Garam Kecewa, Masyarakat Tolak Budi Sasongko Pimpin PT Garam Lagi

Petani Garam Kecewa, Masyarakat Tolak Budi Sasongko Pimpin PT  Garam Lagi
Budi Sasongko

Zonasatu News –Krisis Garam yang terjadi sekarang ini, sebagai akibat dari kepemimpinan Budi Sasongko selaku Dirut PT. Garam. Melalui tangannya, kebijakan yang kontra produktif terhadap petani garam di Indonesia semakin buruk dan menjengkelkan.

Akibatnya petani garam banyak kecewa terlebih atas perilaku impor yang sempat menjadi kontra pada tahun 2018 lalu. Hajat petani garam menjadi tersandera atas perilaku impor yang dibuat oleh pemangku kebijakan seperti, Kementerian Perdagangan, dan PT. Garam.

Dewasa ini garam sejatinya tidak lagi untuk keperluan penyedap makanan, tetapi sudah berwujud kepada jerih payah para petani garam yang hidup dari hasil panen. Ia menjadi sumber penghidupan dan hajat orang banyak yang harus dan wajib untuk diperjuangkan.

Mayoritas petani Garam tegas menolak jika Garam menjadi bahan spekulasi perdagangan oleh mafia-mafia kartel yang berdiam diri di pundak kekuasaan.

Sesungguhnya kedaulatan Garam itu adalah hak dari semua rakyat di Indonesia ini untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya. Pemerintah Indonesia lewat PT. Garam telah salah arah dalam mengambil kebijakan pembangunan pertanian Garam di Indonesia. Pemerintah Indonesia telah menyerahkan kebijakan Garam Indonesia pada perangkap mafia perdagangan yang selama ini mencekik petani untuk kemudian diserahkan ke tangan para spekulan Garam.

Untuk menegakkan kedaulatan Garam dan mengakhiri impor Garam di Indonesia dengan ini kami rakyat Indonesia yang tergabung dalam BARISAN AKSI (BARAK) PEMUDA DAN MAHASISWA menyatakan bahwa:

1. JANGAN PILIH LAGI BUDI SASONGKO SEBAGAI DIRUT PT. GARAM. OTAK JUTAAN TON IMPOR GARAM TAHUN 2018

2. JOKOWI WAJIB INGATKAN RINI SUMARNO SELAKU MENTERI BUMN UNTUK PECAT BUDI SASONGKO

3. BUDI SASONGKO BERTANGGUNG JAWAB ATAS DERITA KEMISKINAN PETANI GARAM DI MADURA

Jakarta 09 Mei 2019
Koordinator pusat BARAK

loading…

Tags:
banner 468x60